Langsung ke konten utama

Gejala Kanker Kelenjar Getah Bening Seperti Dialami Mendiang Ria Irawan


Ria Irawan meninggal dunia pada usia 50 tahun setelah berjuang melawan kanker kelenjar getah bening. Sempat dinyatakan sembuh pada Maret 2019, kankernya muncul kembali bahkan menyebar hingga ke otaknya.

Penyakit kanker kelenjar getah bening atau kanker limfoma merupakan jenis kanker yang berawal dari sel-sel yang disebut limfosit (sel darah putih). Pada kanker, limfosit berproliferasi lebih cepat dan hidup lebih lama dibandingkan limfosit normal.


Gejala paling umum dari penyakit ini adalah pembengkakan pada kelenjar getah bening. Bagian yang kerap dilaporkan mengalami pembengkakan antara lain leher, ketiak, dan pangkal paha.


Selain itu gejala lainnya seperti dikutip dari WebMD adalah:
- batuk
- kesulitan bernapas
- demam
- keringat di malam hari
- kelelahan
- penurunan berat badan
- gatal-gatal

Dr dr Andhika Rachman, SpPD-KHOM, dari RS Cipto Mangunkusumo sebelumnya menjelaskan benjolan yang jadi tanda kanker punya ciri tidak sakit dan semakin besar.

"Kalau karena limfoma, benjolan justru makin besar. Juga perhatikan gejala khas limfoma lainnya, seperti demam lama dengan suhu tak sampai 38 derajat Celsius," jelas dr Andhika.

Perlu menjadi catatan, kanker ini sering muncul tanpa gejala pada stadium awal sehingga baru ditemukan umumnya pada saat check up. Karena saat berada dalam stadium lanjut, gejala yang ditimbulkan bisa bermacam-macam.

"Kalau primernya di indung telur atau ovarium biasanya muncul benjolan di perut, nyeri perut, kacau haidnya atau haid tidak teratur," tutur dr Denni Joko Purwanto, SpB (K) Onk dari RS Kanker Dharmais beberapa waktu silam. (*)


Sumber  text & photo : detikcom

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyebab Sering Buang Air Kecil

Sering buang air kecil bisa disebabkan terlalu banyak minum ataupun karena kondisi medis tertentu yang tidak boleh disepelekan. Normalnya, buang air kecil dalam sehari adalah 4-8 kali atau sebanyak 1-1,8 liter. Namun, sebagian orang bisa buang air kecil melebihi frekuensi tersebut, bahkan perlu bangun di malam hari untuk buang air kecil. Terlalu banyak minum air atau minum mendekati jam tidur bisa membuat kita  sering buang air kecil di malam hari , bahkan sampai terbangun di malam hari. Namun jika Anda sering buang air kecil padahal hanya minum sedikit, perhatikan apakah ada gejala lain yang mungkin Anda rasakan. Waspadai Kondisi Medis Penyebab Sering Buang Air Kecil Buang air kecil melebihi frekuensi normal untuk waktu yang lama dapat mengindikasikan berbagai kondisi medis tertentu. Berikut adalah beberapa kondisi yang menyebabkan seringnya buang air kecil, serta gejala lain yang mungkin menyertai. Infeksi saluran kemih. Rasa ingin selalu buang air kecil yang ti...

Ini Bedanya Oat (Havermut) dan Gandum

Baik  oat  maupun  gandum , keduanya sama-sama tergolong ke dalam tumbuhan serealia. Meskipun demikian,  oat  dan gandum tidaklah sama. Keduanya memiliki manfaat yang berbeda-beda bagi tubuh. Oat  adalah serealia yang merupakan sumber karbohidrat dan masih memiliki lapisan kulit ari serta bakal biji. Sehingga,  oat  adalah biji sereal utuh yang lebih baik dibanding beras.  Oat  atau havermu t baik untuk kesehatan karena memiliki kandungan serat, protein, vitamin dan mineral yang lebih tinggi serta kaya akan nutrisi. Gandum sendiri adalah tanaman rerumputan dan merupakan bahan mentah yang digunakan untuk membuat tepung roti, kue, dan pastry. Gandum mengandung serat tidak larut yang berfungsi untuk melancarkan buang air besar. Menurut dr. Adithia Kwee dari  KlikDokter , gandum dapat mengikat kuat asam empedu dan membungkusnya sebagai kotoran, sehingga buang air besar semakin lancar. Pilih mana:  oat  atau g...

5 Bahaya Makan Jeroan Berlebihan, Bisa Picu Asam Urat

Di Indonesia  jeroan  kerap diolah menjadi berbagai macam hidangan lezat. Tidak mengherankan banyak orang menyukai olahan dari organ dalam hewan ini. Namun, bahaya makan jeroan berlebihan untuk kesehatan perlu diketahui oleh semua orang.  Meskipun jeroan sangat nikmat disantap, risiko kesehatan yang muncul akibat mengonsumsi  jeroan  ini tidak dapat Anda sepelekan. Terlebih jika Anda menyantapnya terlalu sering atau terlalu banyak, bisa menimbulkan penyakit. Bahaya makan jeroan berlebihan terkait dengan kandungannya. Contohnya pada ayam. Meskipun makan jeroan ayam bisa meningkatkan asupan mineral dan vitamin tubuh, Anda harus tetap berhati-hati. Tiap ons isi jeroan pada ayam mengandung 8 gram lemak total, yang mencakup 2,7 gram asam lemak jenuh. Berikut Bola.com merangkum dari berbagai sumber,  tentang bahaya makan  jeroan  berlebihan.  1. Kelebihan Vitamin A Bahaya makan jeroan berlebihan yang pertama adalah...