Langsung ke konten utama

5 Bahaya Makan Jeroan Berlebihan, Bisa Picu Asam Urat


Di Indonesia jeroan kerap diolah menjadi berbagai macam hidangan lezat. Tidak mengherankan banyak orang menyukai olahan dari organ dalam hewan ini. Namun, bahaya makan jeroan berlebihan untuk kesehatan perlu diketahui oleh semua orang. 
Meskipun jeroan sangat nikmat disantap, risiko kesehatan yang muncul akibat mengonsumsi jeroan ini tidak dapat Anda sepelekan. Terlebih jika Anda menyantapnya terlalu sering atau terlalu banyak, bisa menimbulkan penyakit.
Bahaya makan jeroan berlebihan terkait dengan kandungannya. Contohnya pada ayam. Meskipun makan jeroan ayam bisa meningkatkan asupan mineral dan vitamin tubuh, Anda harus tetap berhati-hati.
Tiap ons isi jeroan pada ayam mengandung 8 gram lemak total, yang mencakup 2,7 gram asam lemak jenuh.
Berikut Bola.com merangkum dari berbagai sumber,  tentang bahaya makan jeroan berlebihan. 

1. Kelebihan Vitamin A
Bahaya makan jeroan berlebihan yang pertama adalah kelebihan vitamin A. Batas aman konsumsi vitamin A per hari adalah 10.000 IU, sementara vitamin A yang terkandung dalam jeroan tergolong cukup tinggi.
Oleh karena itu, mengonsumsi jeroan terlalu sering dapat menyebabkan penumpukan vitamin A di dalam tubuh. Ini dapat mengakibatkan munculnya berbagai masalah kesehatan, seperti mual, muntah, sakit kepala, diare, dan kerusakan hati.

2. Kolesterol Tinggi
Kolesterol tinggi merupakan salah satu bahaya makan jeroan berlebihan. Jeroan umumnya mengandung kadar kolesterol dan lemak yang tinggi. Meskipun lemak dibutuhkan tubuh, tapi Anda harus tetap memperhatikan jumlah konsumsinya.
Konsumsi asupan lemak yang berlebih justru dapat menyebabkan pembentukan plak di pembuluh darah. Kondisi inilah yang membuat kamu lebih mudah untuk terkena penyakit jantung. 

3. Mengandung Racun
Bahaya makan jeroan berlebihan selanjutnya adalah mengandung racun. Banyak ahli mengatakan jeroan mengandung berbagai nutrisi. Namun di samping itu, jeroan juga mengandung berbagai racun. Hati atau liver dan ginjal hewan penuh dengan racun yang disaring dari darah.
Beberapa kandungan racun dalam jeroan adalah merkuri, timah, arsenik, kromium, kadmium, selenium dan sebagainya. Fungsi liver pada hewan sama dengan fungsi liver pada manusia. Di dalam liver akan mengendap racun-racun dan mengonsumsi hati sama saja dengan mengonsumsi racun.

4. Penyakit Asam Urat
Bahaya makan jeroan berlebihan berikutnya adalah dapat menimbulkan penyakit asam urat. Penyakit asam urat akan lebih mudah muncul pada orang yang sering atau terlalu banyak mengonsumsi makanan yang tinggi akan kandungan purin, salah satunya jeroan.
Semakin banyak kandungan purin dalam makanan, semakin tinggi pula kadar asam urat yang dihasilkan oleh tubuh.
Kadar asam urat yang tinggi ini kemudian akan membentuk kristal padat di sendi, hingga akhirnya menimbulkan peradangan dan rasa nyeri. Itulah sebabnya mengapa penderita asam urat dianjurkan untuk menghindari makan jeroan. 

5. Banyak Kotoran
Selain mengandung racun, bahaya makan jeroan berlebihan juga terkait dengan banyaknya kotoran. Di dalam jeroan ayam terdapat berbagai parasit yang masuk melalui makanan selama hewan itu hidup.
Tidak ada yang tahu bagaimana hewan tersebut makan. Tidak ada yang tahu juga apakah seekor hewan benar-benar terbebas dari parasit. Mengonsumsi jeroan akan meningkatkan risiko terkena infeksi yang diakibatkan oleh parasit di dalamnya.
Jeroan tidak selamanya buruk bagi tubuh. Mengonsumsi jeroan dalam jumlah wajar, sebenarnya masih dapat memberikan berbagai manfaat.
Namun, meskipun jeroan kaya akan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh seperti, vitamin A, B, D, E, K, zat besi, magnesium, selenium, dan zinc., tapi bukan berarti Anda dianjurkan untuk mengonsumsi jeroan terlalu sering atau terlalu banyak.
Kandungan senyawa purin yang sangat tinggi, vitamin A, dan juga kandungan lemak jenuh dan kolesterol yang juga sangat tinggi bisa membahayakan kesehatan tubuh kamu.

Disadur dari: Liputan6

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyebab Sering Buang Air Kecil

Sering buang air kecil bisa disebabkan terlalu banyak minum ataupun karena kondisi medis tertentu yang tidak boleh disepelekan. Normalnya, buang air kecil dalam sehari adalah 4-8 kali atau sebanyak 1-1,8 liter. Namun, sebagian orang bisa buang air kecil melebihi frekuensi tersebut, bahkan perlu bangun di malam hari untuk buang air kecil. Terlalu banyak minum air atau minum mendekati jam tidur bisa membuat kita  sering buang air kecil di malam hari , bahkan sampai terbangun di malam hari. Namun jika Anda sering buang air kecil padahal hanya minum sedikit, perhatikan apakah ada gejala lain yang mungkin Anda rasakan. Waspadai Kondisi Medis Penyebab Sering Buang Air Kecil Buang air kecil melebihi frekuensi normal untuk waktu yang lama dapat mengindikasikan berbagai kondisi medis tertentu. Berikut adalah beberapa kondisi yang menyebabkan seringnya buang air kecil, serta gejala lain yang mungkin menyertai. Infeksi saluran kemih. Rasa ingin selalu buang air kecil yang ti...

Benarkah Diabetes Bisa Mengakibatkan Stroke?

Penderita diabetes diwajibkan untuk memerhatikan jenis makanan yang dikonsumsi, rutin berolahraga, teratur minum obat, dan melakukan kontrol rutin ke dokter. Hal ini karena banyak komplikasi serius yang dapat terjadi pada penderita diabetes, dan salah satunya adalah stroke . Penyakit diabetes  atau kencing manis ditandai dengan tingginya kadar gula darah, baik akibat kurangnya jumlah insulin maupun akibat sel tubuh tidak sensitif terhadap insulin. Menurut  American Diabetes Association,  orang yang menderita diabetes memiliki risiko 1,5 kali lebih besar untuk terkena  stroke . Lantas, bagaimana sebenarnya diabetes bisa mengakibatkan stroke? Hubungan Diabetes dan Stroke Diabetes dapat menyebabkan stroke jika gula darah tidak terkontrol dengan baik. Kadar  gula  darah yang terlalu tinggi dalam darah dapat menyebabkan terbentuknya sumbatan dan deposit lemak di pembuluh darah. Ketika pembuluh darah tersumbat, suplai oksigen dan darah ke otak akan terga...

Berapa Kadar Gula Darah Normal pada Tubuh?

Memiliki kadar gula darah normal pada tubuh sangat penting karena bisa menunjang kinerja tubuh dan membuat Anda tetap sehat. Namun apakah Anda tahu berapa kadar gula darah normal yang harus Anda miliki? Sebenarnya  kadar gula darah  normal tidak berpatokan pada satu angka baku. Kadar ini bisa berubah seperti saat sebelum dan sesudah Anda makan atau juga saat waktunya tidur. Kisaran Kadar Gula Darah yang Normal Seusai makan,  sistem pencernaan  Anda akan memecah karbohidrat menjadi gula atau glukosa yang bisa diserap oleh aliran darah. Zat tersebut sangat penting untuk sumber energi sel-sel tubuh Anda. Darah mengalirkan zat gula ini menuju sel-sel tubuh guna menjadikannya energi. Namun, zat gula ini harus melewati sebuah ‘pintu’ untuk memasuki sel-sel tersebut. Hormon yang berperan dalam membuka ‘pintu’ itu adalah insulin. Insulin dihasilkan oleh pankreas. Setelah memasuki sel, zat gula ini akan dibakar menjadi energi yang bisa Anda pakai. Gula yang lebih a...