Langsung ke konten utama

Bukan Sepenuhnya Salah Nasi, Ini Penyebab Diabetes yang Sesungguhnya



Hampir semua penduduk Indonesia mengonsumsi nasi sebagai makanan pokok. Meski sudah makan banyak, rasanya belum afdol dan perut tidak kenyang kalau belum makan nasi.

Namun nasi disebut-sebut sebagai penyebab utama 
diabetes pada penduduk Indonesia. Banyak yang selalu mewanti-wanti agar tak makan nasi jika tidak ingin mengidap diabetes.

Diabetes adalah penyakit kronis yang disebabkan ketidakmampuan tubuh memproduksi hormon insulin yang disertai dengan tingginya kadar gula dalam darah. Di Indonesia sendiri, angka penduduk yang mengidap diabetes diperkirakan mencapai 10 juta jiwa.

Penyebab diabetes bisa beragam. Faktor utama adalah kebiasaan atau pola hidup yang tidak sehat. Spesialis Metabolik Endokrin Departemen Ilmu Penyakit Dalam dari FKUI, dr Em Yunir SpPD-KEMD menyebut nasi sering dikaitkan sebagai penyebab diabetes karena memang banyak orang Indonesia yang terlalu berlebihan memakannya.

"Jadi kalau melihat pola makan kita sebelumnya itu kebanyakan makan nasi, jadi nasi dulu sebelum lauk pauk. Sebenarnya bukan hanya nasi yang jadi masalah tapi kandungan karbohidrat dari masing-masing makanan," katanya.

Menurutnya makanan tinggi kalori apapun yang dikonsumsi berlebihan akan memicu kenaikan gula darah dan diabetes. Bisa dari roti, tepung-tepungan dan mie instan. Selain itu, asupan berlebihan yang tidak disertai dengan olahraga yang teratur pun menjadi pemicu diabetes.

"Misal nggak makan nasi tapi snack manis, maka kalorinya juga makin banyak. Belum lagi lauk dan sebagainya. Jadi bukan hanya sekadar nasinya," pungkasnya.

Sumber : detikcom
Photo : dream.co.id



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyebab Sering Buang Air Kecil

Sering buang air kecil bisa disebabkan terlalu banyak minum ataupun karena kondisi medis tertentu yang tidak boleh disepelekan. Normalnya, buang air kecil dalam sehari adalah 4-8 kali atau sebanyak 1-1,8 liter. Namun, sebagian orang bisa buang air kecil melebihi frekuensi tersebut, bahkan perlu bangun di malam hari untuk buang air kecil. Terlalu banyak minum air atau minum mendekati jam tidur bisa membuat kita  sering buang air kecil di malam hari , bahkan sampai terbangun di malam hari. Namun jika Anda sering buang air kecil padahal hanya minum sedikit, perhatikan apakah ada gejala lain yang mungkin Anda rasakan. Waspadai Kondisi Medis Penyebab Sering Buang Air Kecil Buang air kecil melebihi frekuensi normal untuk waktu yang lama dapat mengindikasikan berbagai kondisi medis tertentu. Berikut adalah beberapa kondisi yang menyebabkan seringnya buang air kecil, serta gejala lain yang mungkin menyertai. Infeksi saluran kemih. Rasa ingin selalu buang air kecil yang ti...

Ini Bedanya Oat (Havermut) dan Gandum

Baik  oat  maupun  gandum , keduanya sama-sama tergolong ke dalam tumbuhan serealia. Meskipun demikian,  oat  dan gandum tidaklah sama. Keduanya memiliki manfaat yang berbeda-beda bagi tubuh. Oat  adalah serealia yang merupakan sumber karbohidrat dan masih memiliki lapisan kulit ari serta bakal biji. Sehingga,  oat  adalah biji sereal utuh yang lebih baik dibanding beras.  Oat  atau havermu t baik untuk kesehatan karena memiliki kandungan serat, protein, vitamin dan mineral yang lebih tinggi serta kaya akan nutrisi. Gandum sendiri adalah tanaman rerumputan dan merupakan bahan mentah yang digunakan untuk membuat tepung roti, kue, dan pastry. Gandum mengandung serat tidak larut yang berfungsi untuk melancarkan buang air besar. Menurut dr. Adithia Kwee dari  KlikDokter , gandum dapat mengikat kuat asam empedu dan membungkusnya sebagai kotoran, sehingga buang air besar semakin lancar. Pilih mana:  oat  atau g...

5 Bahaya Makan Jeroan Berlebihan, Bisa Picu Asam Urat

Di Indonesia  jeroan  kerap diolah menjadi berbagai macam hidangan lezat. Tidak mengherankan banyak orang menyukai olahan dari organ dalam hewan ini. Namun, bahaya makan jeroan berlebihan untuk kesehatan perlu diketahui oleh semua orang.  Meskipun jeroan sangat nikmat disantap, risiko kesehatan yang muncul akibat mengonsumsi  jeroan  ini tidak dapat Anda sepelekan. Terlebih jika Anda menyantapnya terlalu sering atau terlalu banyak, bisa menimbulkan penyakit. Bahaya makan jeroan berlebihan terkait dengan kandungannya. Contohnya pada ayam. Meskipun makan jeroan ayam bisa meningkatkan asupan mineral dan vitamin tubuh, Anda harus tetap berhati-hati. Tiap ons isi jeroan pada ayam mengandung 8 gram lemak total, yang mencakup 2,7 gram asam lemak jenuh. Berikut Bola.com merangkum dari berbagai sumber,  tentang bahaya makan  jeroan  berlebihan.  1. Kelebihan Vitamin A Bahaya makan jeroan berlebihan yang pertama adalah...