Langsung ke konten utama

3 Tips Mengurangi Konsumsi MSG Alias Mecin dari Makanan


Micin atau dikenal dengan sebutan vetsin alias MSG memang membuat rasa makanan makin lezat. Meski rasanya memanjakan lidah, penggunaan micin harus diperhatikan. Konsumsi micin yang berlebihan bisa menimbulkan berbagai masalah, seperti sakit kepala, otot kaku, atau mual, terutama bagi orang yang sensitif dengan bahan tersebut.
Pada orang dengan masalah kesehatan tertentu, penggunaan micin perlu dibatasi. Jika Anda ingin mengurangi asupan micin pada makanan, ketahui dahulu seberapa banyak Anda boleh mengonsumsi micin per hari.
Kementerian Kesehatan RI menyebutkan bahwa batas aman konsumsi micin per hari adalah 120 mg/kg berat badan per hari. Itu artinya, seseorang yang memiliki berat 50 kg, tidak boleh mengonsumsi micin lebih dari 6 gram atau sekitar 2 sendok teh.
Menghitung asupan micin per hari memang sulit bagi Anda yang tidak terbiasa. Namun, jangan berkecil hati, Anda bisa meminta bantuan dokter maupun ahli gizi.

Cara mengurangi asupan micin dari makanan

Supaya penggunaan micin berkurang, ada beberapa cara untuk mengakalinya. Mari bahas satu per satu cara tersebut berikut ini.

1. Kurangi konsumsi makanan kemasan

Anda bisa mengurangi konsumsi micin dengan mengurangi makanan olahan dan kemasan. Makanan yang dikeringkan dan diawetkan ini biasanya mengandung banyak micin. Jadi, sebelum Anda membeli perhatikan label nutrisi yang ada pada kemasan makanan.
Selain ditulis sebagai MSG, micin juga menggunakan banyak nama lain, di antaranya:
  • Glutamic acid
  • Calcium glutamate
  • Disodium guanylate
  • Disodium inosinate
  • Disodium 5-ribonucleotide

2. Buat makanan sendiri

Selain membatasi makanan olahan, Anda juga bisa mengurangi kebiasaan membeli makan di luar rumah. Kenapa? Masakan resto atau pedagang kaki lima, cenderung menggunakan banyak micin, tinggi garam, dan minyak. Jika Anda ingin mengurangi asupan micin, buat makanan sendiri jadi solusinya.
Anda bisa mengatur seberapa banyak penggunaan micin. Bahkan, Anda bebas untuk tidak menggunakan micin sama sekali. Kelebihan lainnya, Anda bisa berkreasi dengan bahan makanan yang Anda punya di rumah.
Selain itu, memasak makanan sendiri lebih terjamin kebersihannya. Anda bisa memilih bahan-bahan yang berkualitas tinggi dan lebih sehat, contohnya menggunakan sayuran segar dan memilih minyak zaitun untuk menggoreng makanan.

3. Gunakan penyedap alternatif

Cara lain untuk mengurangi asupan micin adalah menggunakan bumbu penyedap alternatif. Anda bisa memperkaya masakan dengan rempah, seperti bawang putih, bawang merah, merica, ketumbar, kunyit, jahe, atau lengkuas.
Semua penyedap ini bisa meningkatkan cita rasa masakan sehingga membuat makanan tetap lezat meski tidak ditambahkan micin. Agar khasiatnya tetap tinggi, pastikan bahwa rempah tersebut masih segar dan disimpan dengan baik.
Jika tidak disimpan dengan baik, kesegaran rempah dan kandungan nutrisinya bisa menurun. Rempah yang tidak segar juga bisa memengaruhi cita rasa makanan.

Sumber text & photo : HelloSehat.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyebab Sering Buang Air Kecil

Sering buang air kecil bisa disebabkan terlalu banyak minum ataupun karena kondisi medis tertentu yang tidak boleh disepelekan. Normalnya, buang air kecil dalam sehari adalah 4-8 kali atau sebanyak 1-1,8 liter. Namun, sebagian orang bisa buang air kecil melebihi frekuensi tersebut, bahkan perlu bangun di malam hari untuk buang air kecil. Terlalu banyak minum air atau minum mendekati jam tidur bisa membuat kita  sering buang air kecil di malam hari , bahkan sampai terbangun di malam hari. Namun jika Anda sering buang air kecil padahal hanya minum sedikit, perhatikan apakah ada gejala lain yang mungkin Anda rasakan. Waspadai Kondisi Medis Penyebab Sering Buang Air Kecil Buang air kecil melebihi frekuensi normal untuk waktu yang lama dapat mengindikasikan berbagai kondisi medis tertentu. Berikut adalah beberapa kondisi yang menyebabkan seringnya buang air kecil, serta gejala lain yang mungkin menyertai. Infeksi saluran kemih. Rasa ingin selalu buang air kecil yang ti...

Benarkah Diabetes Bisa Mengakibatkan Stroke?

Penderita diabetes diwajibkan untuk memerhatikan jenis makanan yang dikonsumsi, rutin berolahraga, teratur minum obat, dan melakukan kontrol rutin ke dokter. Hal ini karena banyak komplikasi serius yang dapat terjadi pada penderita diabetes, dan salah satunya adalah stroke . Penyakit diabetes  atau kencing manis ditandai dengan tingginya kadar gula darah, baik akibat kurangnya jumlah insulin maupun akibat sel tubuh tidak sensitif terhadap insulin. Menurut  American Diabetes Association,  orang yang menderita diabetes memiliki risiko 1,5 kali lebih besar untuk terkena  stroke . Lantas, bagaimana sebenarnya diabetes bisa mengakibatkan stroke? Hubungan Diabetes dan Stroke Diabetes dapat menyebabkan stroke jika gula darah tidak terkontrol dengan baik. Kadar  gula  darah yang terlalu tinggi dalam darah dapat menyebabkan terbentuknya sumbatan dan deposit lemak di pembuluh darah. Ketika pembuluh darah tersumbat, suplai oksigen dan darah ke otak akan terga...

Berapa Kadar Gula Darah Normal pada Tubuh?

Memiliki kadar gula darah normal pada tubuh sangat penting karena bisa menunjang kinerja tubuh dan membuat Anda tetap sehat. Namun apakah Anda tahu berapa kadar gula darah normal yang harus Anda miliki? Sebenarnya  kadar gula darah  normal tidak berpatokan pada satu angka baku. Kadar ini bisa berubah seperti saat sebelum dan sesudah Anda makan atau juga saat waktunya tidur. Kisaran Kadar Gula Darah yang Normal Seusai makan,  sistem pencernaan  Anda akan memecah karbohidrat menjadi gula atau glukosa yang bisa diserap oleh aliran darah. Zat tersebut sangat penting untuk sumber energi sel-sel tubuh Anda. Darah mengalirkan zat gula ini menuju sel-sel tubuh guna menjadikannya energi. Namun, zat gula ini harus melewati sebuah ‘pintu’ untuk memasuki sel-sel tersebut. Hormon yang berperan dalam membuka ‘pintu’ itu adalah insulin. Insulin dihasilkan oleh pankreas. Setelah memasuki sel, zat gula ini akan dibakar menjadi energi yang bisa Anda pakai. Gula yang lebih a...