Langsung ke konten utama

7 Makanan Penyebab Bau Badan, Termasuk Gorengan


Apakah Anda pernah kurang percaya diri karena bau badan? Atau pernah terganggu karena bau badan orang lain? Beberapa orang pernah mengalami masalah yang satu ini. Bau badan bisa membuat orang kurang percaya diri ketika bersanding dengan orang lain.
Ketika mengalami masalah bau badan, solusi termudah biasanya memakai minyak wangi atau deodoran agar tampil lebih percaya diri.
Masih banyak orang yang mengira bau badan diakibatkan keringat setelah beraktivitas. Namun, masalah bau badan ternyata bisa disebabkan faktor makanan tertentu.
Masalah bau badan terjadi lantaran bau dari sisa makanan yang dikonsumsi keluar melalui keringat. Kemudian, keringat yang dikeluarkan tubuh akan menempel di pakaian, sehingga terjadilah bau badan tak sedap.
Beberapa penelitian menemukan bau badan bisa disebabkan setelah mengonsumsi makanan yang mengandung kolin seperti telur, hati, ikan, dan kacang-kacangan. Masalah ini juga bisa disebabkan makanan yang mengandung asam amino seperti seafood, minyak ikan, susu, produk kedelai, dan lain sebagainya.
Selain itu, masih banyak makanan yang bisa mengakibatkan tubuh menjadi bau. Apa saja makanan tersebut? Berikut Bola.com merangkum sederet makanan yang bisa menyebabkan bau badan, seperti dilansir dari berbagai sumber.
1. Gorengan
Sebagian besar masyarakat Indonesia tentu tak asing lagi dengan gorengan. Makanan yang satu ini kerap dijadikan camilan atau pelengkap makanan berat. Namun, terlalu banyak mengonsumsi gorengan tidak baik bagi kesehatan dan kecantikan.
Terlalu sering memakan gorengan bisa menyebabkan obesitas. Selain itu, makanan tersebut ternyata bisa membuat badan menjadi bau. Kok bisa?
Kandungan lemak atau minyak dalam gorengan terbilang cukup tinggi. Pada dasarnya, makanan yang berlemak akan menjadi tengik seiring berjalannya waktu, serta bisa memperburuk kesehatan sistem pencernaan.
2. Bawang-Bawangan
Bawang merupakan salah satu sayuran yang bisa menyebabkan bau badan, seperti bawang merah, bawang putih, hingga bawang bombay. Bahkan, daun bawang juga bisa menyebabkan tubuh menjadi bau tak sedap.
Bawang kerap menjadi bahan andalan sebagai penyedap rasa yang sempurna. Namun, aroma bawang yang tajam juga bisa menimbulkan bau badan. Mengapa demikian?
Ketika mengonsumsi makanan yang tercampur dengan bawang, maka bawang otomatis akan ikut diserap ke dalam tubuh dan akan ikut keluar melalui keringat.
3. Aneka Daging Merah
Sebagian besar orang tentu pernah mengonsumsi daging merah seperti sapi, kambing, domba, hingga kerbau. Namun ternyata makanan olahan daging merah dapat menyebabkan bau badan.
Daging merah merupakan makanan yang membutuhkan waktu lama untuk dicerna. Ketika proses pencernaan lamban, akan timbul racun disertai gas beraroma busuk. Gas tersebut akan menyebabkan bau keringat yang akan membuat badan menjadi bau tak sedap.
4. Susu
Susu merupakan minuma sehat yang sangat baik bagi kesehatan maupun kecantikan. Akan tetapi, minuman sehat ini justru dapat memicu badan menjadi bau. Mengapa demikian?
Kandungan protein dalam susu terbilang cukup tinggi yang akan terjadi pemecahan dalam tubuh sehingga dapat menimbulkan produksi hodrogen sulfida dan metil perkaptan. Proses tersebut akan menimbulkan aroma tak sedap dari tubuh Anda.
5. Kafein
Kafein merupakan minuman yang bisa menyebabkan bau badan. Bagi Anda yang gemar mengonsumsi minuman berkafein seperti kopi, sebaiknya hindari minuman ini jika tidak ingin memiliki bau badan.
Kandungan kafein akan menstimulasi sistem saraf pusat yang membuat kelenjar keringan menjadi aktif, sehingga langsung memicu aroma tak sedap pada tubuh. Apalagi, jika Anda kekurangan air liur dan kekurangan cairan di dalam mulut, maka kafein akan menghasilkan sulfur yang dapat membuat bau badan dan bau napas semakin tak sedap.
6. Masakan Kare
Kare merupakan menu makanan yang cukup populer di Indonesia. Namun di balik rasanya yang lezat, kare ternyata bisa menyebabkan bau badan. 
Masakan kare mengandung berbagai rempah-rempah yang dapat menyebabkan bau badan, terutama bawang merah dan putih. Rempah-rempah yang memiliki aroma kuat akan menghasilhkan gas sulfur yang diserap oleh darah dan dieliminasi melalui paru-paru dan pori-pori. Bahkan masakan kare juga bisa menyebabkan bau mulut.
7. Sayuran
Sayuran merupakan makanan sehat yang mengandung nutrisi penting untuk kesehatan dan kecantikan. Tetapi beberapa jenis sayuran ternyata bisa menyababkan bau badan seperti brokoli, asparagus, dan kol.
Brokoli dan kol adalah sayuran yang populer di Indonesia, tetapi bisa menjadi pemicu bau badan lantaran mengandung sulfur cukup tinggi. Sedangkan asparagus bisa menyebabkan bau badan karena uerine akan tercampur dengan senyawa merkaptan.

Tips Agar Badan Tidak Bau

Bau badan memang bukan penyakit, tetapi masalah ini bisa menurunkan tingkat percaya diri seseorang. Namun tak perlu khawatir, Anda bisa melakukan tips supaya badan tetap wangi seperti berikut ini:
- Gunakan sabun antibakteri ketika mandi
- Selepas mandi, keringkan tubuh dengan handuk bersih
- Jemur handuk di terik matahari
- Gunakan deodoran supaya ketiak tetap wangi
- Pakai bedak bayi bagi Anda yang tidak suka mengenakan deodoran
- Pakai minyak wangi tanpa campuran alkohol
- Jangan ulangi mengenakan pakaian yang belum dicuci. Idealnya, pakaian hanya bisa dipakai satu kali beraktivitas kemudian harus dicuci.
- Pilih pakaian yang menyerap keringat
- Untuk menghindari bau kaki, gunakan kaus kaki setiap memakai sepatu
- Jaga kebersihan pakaian dan handuk

Sumber: WebMD, Kcal Life (Bola.com)
Photo : tribunnews.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyebab Sering Buang Air Kecil

Sering buang air kecil bisa disebabkan terlalu banyak minum ataupun karena kondisi medis tertentu yang tidak boleh disepelekan. Normalnya, buang air kecil dalam sehari adalah 4-8 kali atau sebanyak 1-1,8 liter. Namun, sebagian orang bisa buang air kecil melebihi frekuensi tersebut, bahkan perlu bangun di malam hari untuk buang air kecil. Terlalu banyak minum air atau minum mendekati jam tidur bisa membuat kita  sering buang air kecil di malam hari , bahkan sampai terbangun di malam hari. Namun jika Anda sering buang air kecil padahal hanya minum sedikit, perhatikan apakah ada gejala lain yang mungkin Anda rasakan. Waspadai Kondisi Medis Penyebab Sering Buang Air Kecil Buang air kecil melebihi frekuensi normal untuk waktu yang lama dapat mengindikasikan berbagai kondisi medis tertentu. Berikut adalah beberapa kondisi yang menyebabkan seringnya buang air kecil, serta gejala lain yang mungkin menyertai. Infeksi saluran kemih. Rasa ingin selalu buang air kecil yang ti...

Benarkah Diabetes Bisa Mengakibatkan Stroke?

Penderita diabetes diwajibkan untuk memerhatikan jenis makanan yang dikonsumsi, rutin berolahraga, teratur minum obat, dan melakukan kontrol rutin ke dokter. Hal ini karena banyak komplikasi serius yang dapat terjadi pada penderita diabetes, dan salah satunya adalah stroke . Penyakit diabetes  atau kencing manis ditandai dengan tingginya kadar gula darah, baik akibat kurangnya jumlah insulin maupun akibat sel tubuh tidak sensitif terhadap insulin. Menurut  American Diabetes Association,  orang yang menderita diabetes memiliki risiko 1,5 kali lebih besar untuk terkena  stroke . Lantas, bagaimana sebenarnya diabetes bisa mengakibatkan stroke? Hubungan Diabetes dan Stroke Diabetes dapat menyebabkan stroke jika gula darah tidak terkontrol dengan baik. Kadar  gula  darah yang terlalu tinggi dalam darah dapat menyebabkan terbentuknya sumbatan dan deposit lemak di pembuluh darah. Ketika pembuluh darah tersumbat, suplai oksigen dan darah ke otak akan terga...

Berapa Kadar Gula Darah Normal pada Tubuh?

Memiliki kadar gula darah normal pada tubuh sangat penting karena bisa menunjang kinerja tubuh dan membuat Anda tetap sehat. Namun apakah Anda tahu berapa kadar gula darah normal yang harus Anda miliki? Sebenarnya  kadar gula darah  normal tidak berpatokan pada satu angka baku. Kadar ini bisa berubah seperti saat sebelum dan sesudah Anda makan atau juga saat waktunya tidur. Kisaran Kadar Gula Darah yang Normal Seusai makan,  sistem pencernaan  Anda akan memecah karbohidrat menjadi gula atau glukosa yang bisa diserap oleh aliran darah. Zat tersebut sangat penting untuk sumber energi sel-sel tubuh Anda. Darah mengalirkan zat gula ini menuju sel-sel tubuh guna menjadikannya energi. Namun, zat gula ini harus melewati sebuah ‘pintu’ untuk memasuki sel-sel tersebut. Hormon yang berperan dalam membuka ‘pintu’ itu adalah insulin. Insulin dihasilkan oleh pankreas. Setelah memasuki sel, zat gula ini akan dibakar menjadi energi yang bisa Anda pakai. Gula yang lebih a...