Langsung ke konten utama

22 Manfaat Buah Pala untuk Kesehatan, Beserta Efek Sampingnya


Masyarakat Indonesia tentu tak asing lagi dengan buah pala. Pala biasanya digunakan sebagai rempah-rempah untuk menambah cita rasa masakan, terutama olahan daging.
Buah pala berasal dari kepulauan Banda, Maluku dan kini sudah menyebar di seluruh Indonesia. Bahkan buah ini juga digemari dan diekspor ke benua Eropa sebagai bahan obat-obatan, kosmetik, hingga makanan.
Selain masakan, pala juga kerap diolah sebagai asinan atau manisan buah. Selain itu, ada pula yang memanfaatkan buah pala sebagai minyak pijat. Di balik perannya yang serba guna, buah pala juga memiliki segudang manfaat bagi kesehatan.
Menurut laporan Verywell Fit, buah pala banyak digunakan sebagai pengobatan tradisional untuk mengatasi masalah diare, masuk angin, gangguan ginjal, dan mual. Manfaat ini dikarenakan adanya kandungan protein, karbohidrat, minyak atsiri, sodium, kalsium, vitamin (A, C, B1), asam oleanolat, dan lain sebagainya.
Buah pala juga memiliki sifat antibakteri, anti-jamur, dan antiradang. Sehingga pala dapat mengatasi berbagai masalah peradangan baik di dalam tubuh maupun di luar (kulit).
Berikut Bola.com merangkum sederet manfaat buah pala bagi kesehatan, seperti melansir dari berbagai sumber.

Manfaat Buah Pala untuk Kesehatan

Saking banyaknya kandungan dalam pala, sehingga tak heran buah atau rempah yang satu ini memberikan ragam manfaat bagi kesehatan hingga kecantikan. Berikut adalah manfaat buah pala secara menyuluruh:
1. Mengatasi insomnia atau kesulitan tidur
2. Mengobati mual, kembung, dan masuk angin
3. Menambah nafsu makan
4. Melancarkan pencernaan
5. Meredakan nyeri otot dan sendi
6. Mengatasi asam lambung atau mag
7. Mengatasi suara parau
8. Meningkatkan kesehatan otak
9. Detoks Racun
10. Mencegah Leukimia
11. Menyehatkan Kulit
12. Melancarkan peredaran darah
13. Mengontrol tekanan darah
14. Menjaga kekuatan tulang
15. Meningkatkan Imunitas Tubuh
16. Mengobati diabetes
17. Mencegah Anemia
18. Baik untuk kesehatan mata
19. Menangkal radikal bebas dan cegah kanker
20. Menghilangkan bau badan
21. Menjaga kesehatan gigi dan mulut
22. Membantu mengobati hepatitis

Efek Samping Buah Pala

Anda tak boleh terlena dengan segudang manfaat buah pala di atas. Kendati memiliki banyak khasiat bagi kesehatan, buah sekaligus rempah ini juga dapat memicu sejumlah efek samping apabila dikonsumsi berlebihan.
Menurut laporan Natural Medicines Comprehensive Database, terlalu sering menggunakan bumbu pala bisa berisiko bagi kesehatan. Para peneliti menemukan buah ini bisa memicu efek tokskik karena mengandung minyak miristisin.
Sementara menurut Healthline, hanya minyak miristisin dalam buah pala yang bisa membuat seseorang menjadi mabuk jika dikonsumsi terlalu banyak.
Natural Medicines Comprehensive Database menganjurkan agar buah pala tidak digunakan dalam waktu panjang dan tidak lebih dari 120 miligram lantaran dapat membuat seseorang berhalusinasi dan meningkatkan risiko gangguan mental lainnya.
Mengonsumsi buah pala terlalu banyak juga dapat menimbulkan gejala seperti mual, mulut kering, pusing, dan detak jantung tidak teratur. Oleh sebab itu, gunakanlah buah pala secukupnya saja. 

Sumber: Natural Medicines Comprehensive Database, Healthline 
(Text & Photo : Bola.com)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyebab Sering Buang Air Kecil

Sering buang air kecil bisa disebabkan terlalu banyak minum ataupun karena kondisi medis tertentu yang tidak boleh disepelekan. Normalnya, buang air kecil dalam sehari adalah 4-8 kali atau sebanyak 1-1,8 liter. Namun, sebagian orang bisa buang air kecil melebihi frekuensi tersebut, bahkan perlu bangun di malam hari untuk buang air kecil. Terlalu banyak minum air atau minum mendekati jam tidur bisa membuat kita  sering buang air kecil di malam hari , bahkan sampai terbangun di malam hari. Namun jika Anda sering buang air kecil padahal hanya minum sedikit, perhatikan apakah ada gejala lain yang mungkin Anda rasakan. Waspadai Kondisi Medis Penyebab Sering Buang Air Kecil Buang air kecil melebihi frekuensi normal untuk waktu yang lama dapat mengindikasikan berbagai kondisi medis tertentu. Berikut adalah beberapa kondisi yang menyebabkan seringnya buang air kecil, serta gejala lain yang mungkin menyertai. Infeksi saluran kemih. Rasa ingin selalu buang air kecil yang ti...

Benarkah Diabetes Bisa Mengakibatkan Stroke?

Penderita diabetes diwajibkan untuk memerhatikan jenis makanan yang dikonsumsi, rutin berolahraga, teratur minum obat, dan melakukan kontrol rutin ke dokter. Hal ini karena banyak komplikasi serius yang dapat terjadi pada penderita diabetes, dan salah satunya adalah stroke . Penyakit diabetes  atau kencing manis ditandai dengan tingginya kadar gula darah, baik akibat kurangnya jumlah insulin maupun akibat sel tubuh tidak sensitif terhadap insulin. Menurut  American Diabetes Association,  orang yang menderita diabetes memiliki risiko 1,5 kali lebih besar untuk terkena  stroke . Lantas, bagaimana sebenarnya diabetes bisa mengakibatkan stroke? Hubungan Diabetes dan Stroke Diabetes dapat menyebabkan stroke jika gula darah tidak terkontrol dengan baik. Kadar  gula  darah yang terlalu tinggi dalam darah dapat menyebabkan terbentuknya sumbatan dan deposit lemak di pembuluh darah. Ketika pembuluh darah tersumbat, suplai oksigen dan darah ke otak akan terga...

Berapa Kadar Gula Darah Normal pada Tubuh?

Memiliki kadar gula darah normal pada tubuh sangat penting karena bisa menunjang kinerja tubuh dan membuat Anda tetap sehat. Namun apakah Anda tahu berapa kadar gula darah normal yang harus Anda miliki? Sebenarnya  kadar gula darah  normal tidak berpatokan pada satu angka baku. Kadar ini bisa berubah seperti saat sebelum dan sesudah Anda makan atau juga saat waktunya tidur. Kisaran Kadar Gula Darah yang Normal Seusai makan,  sistem pencernaan  Anda akan memecah karbohidrat menjadi gula atau glukosa yang bisa diserap oleh aliran darah. Zat tersebut sangat penting untuk sumber energi sel-sel tubuh Anda. Darah mengalirkan zat gula ini menuju sel-sel tubuh guna menjadikannya energi. Namun, zat gula ini harus melewati sebuah ‘pintu’ untuk memasuki sel-sel tersebut. Hormon yang berperan dalam membuka ‘pintu’ itu adalah insulin. Insulin dihasilkan oleh pankreas. Setelah memasuki sel, zat gula ini akan dibakar menjadi energi yang bisa Anda pakai. Gula yang lebih a...