Langsung ke konten utama

20 Manfaat Daun Katuk untuk Kesehatan, Ketahui Efek Sampingnya


Daun katuk adalah sejenis sayuran yang memiliki nama latin Sauropus adrogynus dan termasuk famili Euphorbiaceae. Manfaat daun katuk yang cukup populer adalah untuk memperlancar dan memproduksi ASI bagi ibu menyusui.
Di Indonesia, daun ini biasanya bisa tumbuh di dataran dengan ketinggian 2.100 meter di atas permukaan laut. Daun katuk memiliki bentuk perdu dan bisa mencapai tinggi dua hingga tiga meter, dengan cabang-cabang yang cukup lunak.
Selain bermanfaat untuk melancarkan ASI, daun katuk juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh lainnya. Daun ini mengadung ragam nutrisi penting untuk kesehatan tubuh.
Daun katuk mengandung vitamin (A,B, dan C), lemak, protein, kalsium, zat besi, dan fosfor. Selain itu, peneliti juga menemukan daun katuk memiliki kandungan efedrin yang sangat efektif untuk mengobati influenza.
Tak kalah dengan sayuran lainnya, daun katuk juga merupakan sumber makanan berserat, yang mengandung mangan, energi, hidrat arang, abu, karoten, air, pirolidinon, dan metil piroglutamat serta p-dodesilfenol sebagai komponen minor.
Saking banyaknya kandungan dalam daun katuk, tak heran jika sayuran ini juga memiliki khasiat untuk tubuh. Lalu, apa saja manfaatnya?
Berikut adalah manfaat daun katuk untuk kesehatan yang jarang diketahui banyak orang, seperti Bola.com rangkum dari berbagai sumber.
20 Manfaat Daun Katuk
Selain kandungan yang disebutkan di atas, daun katuk juga memiliki kadar klorofil tinggi, maka di dalamnya terkandung antioksidan dalam jumlah besar yang sangat bermanfaat untuk mencegah radikal bebas dan mencegah penuaan diri.
Berikut adalah manfaat daun katuk untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh:
1. Melancarkan produksi ASI
2. Mengatasi anemia
3. Meningkatkan daya tahan tubuh
4. Menjaga kesehatan mata
5. Meningkatkan vitalitas pria
6. Menjaga kesehatan tulang
7. Mengobati luka
8. Mencegah osteoporosis
9. Mengobati influenza
10. Baik untuk ibu hamil
11. Menurunkan berat badan
12. Menambah energi dan stamina
13. Mencegah kanker
14. Meningkatkan produksi sperma
15. Meningkatkan kesehatan mata
16. Bersifat antibakteri dan virus
17. Menjaga vitalitas pria
18. Mengurangi tekanan darah tinggi
19. Bantu obati diabetes
20. Memelihara kesehatan dan kecantikan kulit
Efek Samping Daun Katuk
Anda tak boleh terlena dengan segudang manfaat daun katuk, sayuran ini bila konsumsi berlebihan akan berdampak buruk pada paru-paru yang mengakibatkan penyakit bronchiolitis permanen.
Maka dari itu, Anda harus membatasi makan daun katuk karena efek samping yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Daun katuk memiliki senyawa papaverina, yang merupakan alkaloid. Jika dikonsumsi berlebihan akan menyebabkan keracunan bahkan kematian.
Sebuah penelitian di Taiwan mengatakan konsumsi daun katuk mentah secara berkelanjutan sebanyak 150 miligram per hari selama dua minggu akan menyebabkan sesak napas, kehilangan nafsu makan, dan kesulitan tidur.
Akan bermanfaat jika daun katuk direbus sebelum dimakan karena pemanasan dapat menghancurkan sifat anti-protozoa maka racun di daun katuk dapat hilang. Mengonsumsi daun katuk mentah juga tidak dianjurkan.
Tips Mengolah Daun Katuk

Agar bisa memetik manfaat daun katuk secara utuh, penting untuk memerhatikan bagaimana tips dan cara mengolahnya yang benar. Sebab, cara pengolahan yang salah akan merusak kandungan gizi di dalamnya.
Jika daun katuk dimasak terlalu matang, maka dapat menurunkan kualitasnya. Maka dari itu, Anda harus  memasak daun katuk hanya sekitar tiga menit saja. Lagi pula daun katuk berbentuk tipis dan mudah lunak.

Sumber text & photo : Bola.com


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyebab Sering Buang Air Kecil

Sering buang air kecil bisa disebabkan terlalu banyak minum ataupun karena kondisi medis tertentu yang tidak boleh disepelekan. Normalnya, buang air kecil dalam sehari adalah 4-8 kali atau sebanyak 1-1,8 liter. Namun, sebagian orang bisa buang air kecil melebihi frekuensi tersebut, bahkan perlu bangun di malam hari untuk buang air kecil. Terlalu banyak minum air atau minum mendekati jam tidur bisa membuat kita  sering buang air kecil di malam hari , bahkan sampai terbangun di malam hari. Namun jika Anda sering buang air kecil padahal hanya minum sedikit, perhatikan apakah ada gejala lain yang mungkin Anda rasakan. Waspadai Kondisi Medis Penyebab Sering Buang Air Kecil Buang air kecil melebihi frekuensi normal untuk waktu yang lama dapat mengindikasikan berbagai kondisi medis tertentu. Berikut adalah beberapa kondisi yang menyebabkan seringnya buang air kecil, serta gejala lain yang mungkin menyertai. Infeksi saluran kemih. Rasa ingin selalu buang air kecil yang ti...

Benarkah Diabetes Bisa Mengakibatkan Stroke?

Penderita diabetes diwajibkan untuk memerhatikan jenis makanan yang dikonsumsi, rutin berolahraga, teratur minum obat, dan melakukan kontrol rutin ke dokter. Hal ini karena banyak komplikasi serius yang dapat terjadi pada penderita diabetes, dan salah satunya adalah stroke . Penyakit diabetes  atau kencing manis ditandai dengan tingginya kadar gula darah, baik akibat kurangnya jumlah insulin maupun akibat sel tubuh tidak sensitif terhadap insulin. Menurut  American Diabetes Association,  orang yang menderita diabetes memiliki risiko 1,5 kali lebih besar untuk terkena  stroke . Lantas, bagaimana sebenarnya diabetes bisa mengakibatkan stroke? Hubungan Diabetes dan Stroke Diabetes dapat menyebabkan stroke jika gula darah tidak terkontrol dengan baik. Kadar  gula  darah yang terlalu tinggi dalam darah dapat menyebabkan terbentuknya sumbatan dan deposit lemak di pembuluh darah. Ketika pembuluh darah tersumbat, suplai oksigen dan darah ke otak akan terga...

Berapa Kadar Gula Darah Normal pada Tubuh?

Memiliki kadar gula darah normal pada tubuh sangat penting karena bisa menunjang kinerja tubuh dan membuat Anda tetap sehat. Namun apakah Anda tahu berapa kadar gula darah normal yang harus Anda miliki? Sebenarnya  kadar gula darah  normal tidak berpatokan pada satu angka baku. Kadar ini bisa berubah seperti saat sebelum dan sesudah Anda makan atau juga saat waktunya tidur. Kisaran Kadar Gula Darah yang Normal Seusai makan,  sistem pencernaan  Anda akan memecah karbohidrat menjadi gula atau glukosa yang bisa diserap oleh aliran darah. Zat tersebut sangat penting untuk sumber energi sel-sel tubuh Anda. Darah mengalirkan zat gula ini menuju sel-sel tubuh guna menjadikannya energi. Namun, zat gula ini harus melewati sebuah ‘pintu’ untuk memasuki sel-sel tersebut. Hormon yang berperan dalam membuka ‘pintu’ itu adalah insulin. Insulin dihasilkan oleh pankreas. Setelah memasuki sel, zat gula ini akan dibakar menjadi energi yang bisa Anda pakai. Gula yang lebih a...