Langsung ke konten utama

6 Pemicu Kanker Kelenjar Getah Bening



Kelenjar getah bening adalah struktur jaringan kecil dan merupakan salah satu bagian yang memainkan peran sebagai sistem kekebalan tubuh. Biasa disebut limfa, kelenjar getah bening memiliki ukuran seperti kacang hijau atau kepala peniti.

Kendati berukuran kecil, kelenjar getah bening di tubuh berjumlah ratusan. Limfa biasanya terdapat di bagian tubuh seperti ketiak, usus, paru-paru, leher, paha bagian dalam, dan lain sebagainya. Kelenjar getah bening bisa berkelompok atau hanya satu atau sendirian.

Getah bening merupakan bagian penting bagi sistem kekebalan tubuh. Getah bening akan mengumpulkan dan menyaring cairan. Apabila terjadi masalah yang menyarang getah bening seperti infeksi, cedera, atau hingga kanker, maka getah bening akan membesar dan membengkak.
Pembengkakan terjadi karena getah bening bekerja lebih keras untuk melawan cairan, virus, dan bakteri jahat dalam tubuh. Biasanya masalah yang kerap dialami beberapa orang adalah kanker kelenjar getah bening atau limfoma.

Bahkan setiap 15 September diperingati Hari Peduli Limfoma sedunia atau World Lymphoma Awareness Day (WLAD). Menurut data GLOBOCAN (IARC), kanker kelenjar getah bening merupakan salah satu dari sepuluh penyakit kanker terbanyak di dunia pada 2012.

Oleh karena itu, kita perlu mengetahui penyebab dan gejala kanker kelenjar getah bening. Karena mencegah lebih baik ketimbang mengobati.
Gejala Kanker Kelenjar Getah Bening
Menurut infodatin limforma yang dirilis oleh Departemen Kesehatan, berikut adalah gejala umum yang dirasakan oleh penderita kanker kelenjar getah bening:
  1. Pembengkakan pada kelenjar getah bening, yang biasanya terjadi pada leher, ketiak, dan lipat paha.
  2. Menggigil atau suhu tubuh tidak stabil.
  3. Demam berulang.
  4. Keringat berlebih pada malam hari.
  5. Berat badan turun drastic.
  6. Kehilangan selera makan.
  7. Kelelahan terus-menerus dan kekurangan energi.
  8. Sesak napas dan batuk.
  9. Gatal terus-menerus di seluruh tubuh tanpa sebab hingga menjadi ruam.
  10. Mudah lelah.
  11. Pembesaran amandel.
  12. Sakit kepala.
6 Penyebab Kanker Kelenjar Getah Bening
Faktor-faktor yang menyebabkan risiko kelenjar getah bening antara lain sebagai berikut:

1. Usia
Sebagian besar kanker kelenjar getah bening atau limfona jenis Hodgkin terjadi pada orang yang berusia 15-30 tahun dan usia di atas 55 tahun. Sedangkan risiko limfoma non-hodgkin akan meningkat seiring usia, khususnya pada usia lanjut (lansia), yakni di atas 60 tahun.

2. Faktor Genetik
Risiko untuk terkena limfoma akan meningkat pada orang yang memiliki anggota keluarga inti (ayah,ibu, atau saudara kandung lainnya) yang menderita jenis kanker yang sama.

3. Pernah Tertular Virus Epstein-Barr (EBV)
Virus Epstein-Barr (EBV) menyebabkan demam kelenjar. Orang yang pernah mengalami demam kelenjar lebih berisiko mengalami limfoma jenis hodkgkin yang biasa terletak di leher dan kepala.

4. Tingkat Sistem Kekebalan Tubuh Lemah
Lemahnya sistem kekebalan tubuh (imun) juga menjadi faktor penyebab risiko kanker kelenjar getah bening, misalnya karena mengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV) atau menggunakan obat imunosupresan.

5. Jenis Kelamin
Menurut data GLOBOAN (IARC) 2012, kanker kelenjar getah bening lebih banyak menyerang pria ketimbang wanita. Sebanyak enam persen penduduk laki-laki terkena limfoma jenis non-hodgkin, sementara kaum wanita hanya 0,7 persen.

6. Paparan Kimia Beracun
Paparan terhadap bahan kimia yang beracun juga dapat memicu penyakit ini, seperti senyawa pestisida herbisida, hingga pewarna rambut.
Makanan Alami Pencegah Kanker Kelenjar Getah Bening
1. Bawang Putih
Bawang putih adalah salah satu bumbu dapur yang memiliki manfaat tinggi. Salah satunya adalah mencegah penyakit kanker kelenjar getah bening. Bahan alami ini memiliki sifat anti-radang dan anti-mikroba yang dapat menurunkan perkembangan kanker di tubuh.

2. Bayam dan Kangkung
Sayur banyam mampu mengurangi risiko kanker karena memiliki anti inflamasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Swiss, karotenoid yang ditemukan pada bayam dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain bayam, Anda juga bisa mengonsumsi kangkung.

3. Kunyit
Kunyit kerap dijadikan sebagai pewarna pada makanan. Tumbuhan rempah-rempah ini juga memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh. Kunyit dapat mengurangi risiko kanker kelenjar getah bening. Kunyit dapat meredakan risiko inflamasi atau peradangan pada pengidap limfadenitis. 

Disadur dari: Bola.com (text & photo)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyebab Sering Buang Air Kecil

Sering buang air kecil bisa disebabkan terlalu banyak minum ataupun karena kondisi medis tertentu yang tidak boleh disepelekan. Normalnya, buang air kecil dalam sehari adalah 4-8 kali atau sebanyak 1-1,8 liter. Namun, sebagian orang bisa buang air kecil melebihi frekuensi tersebut, bahkan perlu bangun di malam hari untuk buang air kecil. Terlalu banyak minum air atau minum mendekati jam tidur bisa membuat kita  sering buang air kecil di malam hari , bahkan sampai terbangun di malam hari. Namun jika Anda sering buang air kecil padahal hanya minum sedikit, perhatikan apakah ada gejala lain yang mungkin Anda rasakan. Waspadai Kondisi Medis Penyebab Sering Buang Air Kecil Buang air kecil melebihi frekuensi normal untuk waktu yang lama dapat mengindikasikan berbagai kondisi medis tertentu. Berikut adalah beberapa kondisi yang menyebabkan seringnya buang air kecil, serta gejala lain yang mungkin menyertai. Infeksi saluran kemih. Rasa ingin selalu buang air kecil yang ti...

Benarkah Diabetes Bisa Mengakibatkan Stroke?

Penderita diabetes diwajibkan untuk memerhatikan jenis makanan yang dikonsumsi, rutin berolahraga, teratur minum obat, dan melakukan kontrol rutin ke dokter. Hal ini karena banyak komplikasi serius yang dapat terjadi pada penderita diabetes, dan salah satunya adalah stroke . Penyakit diabetes  atau kencing manis ditandai dengan tingginya kadar gula darah, baik akibat kurangnya jumlah insulin maupun akibat sel tubuh tidak sensitif terhadap insulin. Menurut  American Diabetes Association,  orang yang menderita diabetes memiliki risiko 1,5 kali lebih besar untuk terkena  stroke . Lantas, bagaimana sebenarnya diabetes bisa mengakibatkan stroke? Hubungan Diabetes dan Stroke Diabetes dapat menyebabkan stroke jika gula darah tidak terkontrol dengan baik. Kadar  gula  darah yang terlalu tinggi dalam darah dapat menyebabkan terbentuknya sumbatan dan deposit lemak di pembuluh darah. Ketika pembuluh darah tersumbat, suplai oksigen dan darah ke otak akan terga...

Berapa Kadar Gula Darah Normal pada Tubuh?

Memiliki kadar gula darah normal pada tubuh sangat penting karena bisa menunjang kinerja tubuh dan membuat Anda tetap sehat. Namun apakah Anda tahu berapa kadar gula darah normal yang harus Anda miliki? Sebenarnya  kadar gula darah  normal tidak berpatokan pada satu angka baku. Kadar ini bisa berubah seperti saat sebelum dan sesudah Anda makan atau juga saat waktunya tidur. Kisaran Kadar Gula Darah yang Normal Seusai makan,  sistem pencernaan  Anda akan memecah karbohidrat menjadi gula atau glukosa yang bisa diserap oleh aliran darah. Zat tersebut sangat penting untuk sumber energi sel-sel tubuh Anda. Darah mengalirkan zat gula ini menuju sel-sel tubuh guna menjadikannya energi. Namun, zat gula ini harus melewati sebuah ‘pintu’ untuk memasuki sel-sel tersebut. Hormon yang berperan dalam membuka ‘pintu’ itu adalah insulin. Insulin dihasilkan oleh pankreas. Setelah memasuki sel, zat gula ini akan dibakar menjadi energi yang bisa Anda pakai. Gula yang lebih a...